Phone:
+6281325702784
Physical address:
Jl. Sidodadi Timur Jalan Dokter Cipto No.24, Karangtempel, Kec. Semarang Tim., Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Phone:
+6281325702784
Physical address:
Jl. Sidodadi Timur Jalan Dokter Cipto No.24, Karangtempel, Kec. Semarang Tim., Kota Semarang, Jawa Tengah 50232


SEMARANG – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) terus menunjukkan komitmen nyatanya dalam menciptakan lingkungan akademik yang sehat, aman, dan bermartabat. Melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT), UPGRIS menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi PPKPT bagi Dosen UPGRIS Tahun 2026” pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Mengusung tema “Penguatan Kapasitas Dosen dalam Menciptakan Ekosistem Aman dan Inklusif”, acara yang berlangsung khidmat di aula kampus ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, pengurus Satgas PPKPT, serta Bapak/Ibu dosen di lingkungan UPGRIS.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan dan mars secara bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan laporan serta sambutan pembukaan dari jajaran pimpinan. Dalam sambutannya, ditekankan bahwa dosen memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pendidik dan pembimbing akademik, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mencegah segala bentuk tindak kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.
Pada sesi inti, acara menghadirkan narasumber ahli, Dr. Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba, S.H., M.H.. Dalam paparannya yang bertajuk “UPGRIS Wujudkan Kampus Aman Bermartabat”, beliau mengupas tuntas regulasi terkini terkait PPKPT serta pentingnya membangun relasi akademik yang sehat dan profesional antara dosen dan mahasiswa.



Tidak hanya memaparkan aspek teoritis dan hukum, Dr. Iman Pasu juga mengangkat berbagai studi kasus nyata yang kerap menjadi sorotan di dunia pendidikan tinggi—salah satunya mengenai dinamika proses bimbingan skripsi—sebagai bahan refleksi dan pembelajaran bersama agar tercipta komunikasi yang konstruktif dan bebas dari intimidasi maupun kekerasan.
Antusiasme para dosen terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Pada sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh moderator, sejumlah dosen tampak aktif menyampaikan pandangan, berbagi pengalaman, serta mendiskusikan langkah-langkah praktis dalam mengimplementasikan kebijakan PPKPT di tingkat fakultas maupun program studi.

Melalui sosialisasi ini, UPGRIS berharap seluruh dosen memiliki kesamaan persepsi dan kapasitas yang mumpuni dalam mendeteksi, mencegah, serta merespons potensi kekerasan di kampus, sehingga visi mewujudkan UPGRIS sebagai kampus yang aman, inklusif, dan bermartabat dapat terus terjaga secara berkelanjutan.